SENJA
1. Kala Jingga.
kala jingga menutupi cakrawala
kelabu hati hadirkan air mata
karena bayang menghantui dalam gelapnya indra.
Saat senja dan segala gelap dunia lainya
belum disalin ke dalam nama-nama
Pada saat prosa dan puisi belum membanjiri rak-rak buku
bersandar pada kuasa dan hukum alam dalam nama bagi hidup
Saat itu manusia bernafas dengan bijak
hingga nanti pagiku datang
mengajak naluriku menata tangga nada
memadukan syair nan anggun lagi terang
kujadikan lagu sebisa irama ku rasa
2. Jiwa.
hai jiwa separuh hati
mengapa telah tertinggal aku disini
mengejar titian maya serupa nyata
selepas ruang penatku di guncang badai prahara
bermula pelan,memaksaku menelanjangi segala rahasia diri
mencengkram kalbu bagai langkah yang mati
mungkin berakhir legam biru di akhir pasrah
hai jiwa separuh hati
yang terselip tanya di beranda bumi
akankah kembali laksana bertahta
ataukah terkubur bersama luluhnya singgasana
hai jiwa separuh hati
tak kan lagi kupertanyakan
aku percaya,,,,percaya pada ilahi
percaya bahwa senja rindu yang mesti bebas
pada tiap butiran embun malam yang perlahan menyejukan
mengagumi keindahan langit yang kadang terlupakan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar