Senin, 08 Maret 2021

Pergi Ke Sekolah Dengan Jarak Tempuh 4 km Hanya Berjalan Kaki

Sejak Tahun 1991 Hingga 1998 Di Kecamatan Tumbang Titi.

"Malam di atas gunung benar-benar suasana yang sangat menyenangkan, karena banyak bintang yang bertebaran dan banyak planet-planet berlarian, entah itu meteor atau apa saya tidak tahu benar-benar sangat indah, SUBHANALLAH.."


berangkat sekolah


Tumbang Titi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia. Ibu kota kecamatan ini adalah Pontianak dan berbatasan dengan Kecamatan Pemahan di sebelah utara, Kecamatan Marau dan Jelai Hulu di wilayah selatan, Kecamatan Sungai Melayu Raya di sebelah barat, serta dengan Kecamatan Jelai Hulu dan Provinsi Kalimantan Tengah di sebelah timur.


"Saat mendengar Adzan Subuh, saya dan teman-teman turun gunung, dan langsung menuju Masjid untuk melaksanakan Ibadah Sholat Subuh, usai sholat Subuh Saya, Adik dan Teman-teman bergegas pulang ke rumah masing-masing."

Baca Juga:

Dari Tahun 1991 - 1998

"Sudah menjadi kebiasaan Saya dan Adik setiap pagi di hari Minggu membantu Emmak seperti mengambil air dari sumur dengan cara ember kecil di pikul dan menyapu, setelah itu membantu Pak'e berkebun, seperti menanam dan mencabut rumput." Itu Saya lakukan setiap hari Minggu dan untuk hari-hari biasa cuman membantu Emmak mengambil air, karena Saya harus menuntut ilmu di Sekolah."


"Oh ya, dari rumah menuju ke Sekolah sangat jauh lho..  Pergi Ke Sekolah Dengan Jarak Tempuh 4 km Hanya Berjalan Kaki  lho..dan di sepanjang pinggir jalan banyak pohon besar serta di huni hewan liar yang selalu ngoceh seperti burung, tokek, kera/monyet dan masih banyak lagi hewan-hewan kecil lainnya yang selalu bersenandung di pagi hari, sehingga menjadi teman pengantar untuk menuju ke Sekolah."


Sering juga terlambat masuk kelas, di karenakan jarak tempuh yang jauh dari rumah dan harus berjalan kaki. Namun hal semacam itu bisa di maklumi semua Para Guru kelas.


Yang lebih parah, kalau musim hujan Saya tidak dapat mengikuti pelajaran di Sekolah aliyas libur/tidak absen, dan esok harinya Saya harus mengcopy materi mata pelajaran dari teman-teman Saya, sebagai pembelajaran di rumah.


Nah, jadi seperti itulah perjalanan hidup Saya di Kalimantan, tapi tidak sampai di situ saja, masih banyak cerita yang belum Saya tulis di sini.


Contoh : 

- Saya memperkenalkan Adat Istiadat asli Kalimantan Barat yang Saya tinggali.

- Memperkenalkan hiburan tahunan yang di selenggarakan oleh Orang-orang Jawa.

- Cara Saya memanen buah sawit.

- Memperkenalkan, Saya menyukai mancing ikan di umur 9 tahun hingga sekarang.

- Memperkenalkan, Saya berburu Kijang dan Kancil.

- Dan masih banyak lagi kisah menarik yang harus Saya tulis di sini.


Jadi seperti itulah gambaran artikel yang akan Saya buat di blog ini, semoga teman-teman pembaca menyukainya.



Bersambung :

Sekarang Desa Lalang Panjang sudah berganti Nama Alamat, terbukti Saya cari di internet tidak di temukan Alamat tersebut.